Motto

Kamis, 19 Mei 2016

Pelajari Kue Kering Jadoel Hingga Modern

Pesona kue kering atau yang kerap disebut kukis (bahasa Inggris: Cookies) memang menarik diikuti perkembangannya, meski ada yang bilang kue kering jadoel namun rasanya tak kalah enak dengan kue kering modern seperti sekarang ini. Bentuknya yang mungil dengan citarasa manis gurih, tentunya sangat disukai dari anak-anak hingga orang dewasa. Seperti inilah beragam kue kering yang dibuat oleh mahasiswa Tristar Institute Kota Wisata Batu kelas Patiseri saat praktek mata kuliah mengenai pengetahuan tentang teknik pembuatan kue kering.


Bagi mahasiswa Tristar Institute Kota Wisata Batu belajar di kelas Patiseri banyak memberikan pengetahuan dalam membuat berbagai macam kue hingga menjadi produk yang bercitarasa tinggi dan bernilai jual. Di bidang ini, ilmu yang dipelajari mulai dari pengetahuan bahan dasar membuat beragam roti-kue, dan salah satunya adalah teknik pembuatan kue kering (cookies).  


Selama 8 (delapan) kali pertemuan, materi belajar kali ini mahasiswa diajak praktek dan mengenal teknik dasar pembuatan kue kering, mulai dari kue-kue jadoel hingga modern yang diajarkan oleh Chef Laurentia Vivi Wardhana, S.Pd, salah satu dosen Patiseri.

Dikatakan oleh Chef Vivi, membuat kue kering itu sebenarnya cukup mudah. Hanya dengan komposisi bahan tepung, mentega, telur dan gula, kita bisa membuatnya. Apalagi jika kita kreatif, maka kukis-kukis ini bisa tampil beda. Rasanya pun bisa kita modifikasi, begitu juga dengan bentuknya.

“Yang perlu diingat membuat kukis sebenarnya tidak perlu diaduk menggunakan mixer, cukup dengan ballon whisk (kocokan) maka citarasa kukis tetap renyah. Kecuali dalam pembuatan kukis cattetong (lidah kucing) diperlukan pengembangan” ungkap Chef Vivi sambil bebagi tips.

Ada 30 lebih jenis kue kering yang diajarkan baik kue kering jadoel dan modern, diantaranya; Janhagel, Kaastengels, Nastar, Cattetong, Semprit, Peanut cookies, Ginger sago, Marble cookies, Emping crunch, Brownies cookies, Strawberry cookies, Thumbprint, dan masih banyak lagi.


Aneka kue kering (kukis) ini kerap disajikan untuk berbagai acara, tak hanya cocok disajikan untuk suguhan tamu dirumah. Kukis-kukis yang tampilannya cantik ini bisa jadi souvenir yang menarik ataupun isian goody bag di acara ulang tahun bahkan pernikahan. Tak heran jika banyak orang yang tertarik menyajikan aneka kue kering dengan tampilan kemasan yang cantik, maka akan menjadi eksklusif dan bernilai jual. Apalagi menjelang hari raya, pastinya aneka kue kering ini berpeluang untuk bisnis.
Lantas, susahkah membuat produk pastry seperti yang dikerjakan para mahasiswa ini? Tidak ada kata susah untuk belajar. Tristar Institute Kota Wisata Batu memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang ingin mengeksplorasi dan mengekspresikan kreatifitas dibidang patiseri. *Upi



Tristar Institute
School of Culinary – Baking Pastry Art, Food Technology, Hospitality, Cruise,
D3 Hotel ; S1 Culinary Business
Kampus Tristar Institute, ada di:
Surabaya || Jl. Raya Jemursari 244
Telp. 031-8433224, 0813 5786 6283, PIN. 2B517ECB
Surabaya || Jl. Raya Dukuh Kupang 157B
Telp. 031-8480821-22, 0812 1618 1016, PIN. 25D164CF
Surabaya || Jl. Raya Kaliwaron 58 -60
Telp. 031-5999593, 0822 3005 9993
Kota Batu || Jl. Bukit Berbunga No. 10
Telp. 0341-3061525, 0812 3253 9310, PIN. 5CD84671
Tangerang || Jl. Pahlawan Seribu – Raya Serpong Ruko BSD Sektor 7 Blok RL 31-33
Telp. 021-5380668, 0813 3656 3094, PIN. 2B425821
Bogor || Jl. Bina Marga No. 19
Telp. 021-5380668, 0812 3450 6326, PIN. 53B4EFD8

0 komentar:

Posting Komentar